#1
Hidup adalah suatu tantangan yang harus dihadapi. Perjuangan
yang harus dimenangkan. Kesusahan yang harus diatasi. Rahasia yang harus
digali. Tragedi yang harus dialami. Kegembiraan yang harus disebarkan. Cinta
yang harus dinikmati. Tugas yang harus dilaksanakan. Romantika yang harus
dirangkul. Risiko yang harus diambil. Lagu yang harus dinyanyikan. Anugerah
yang harus dipergunakan. Impian yang harus diwujudkan. Perjalanan yang harus
diselesaikan. Janji yang harus dipenuhi. Keindahan yang harus dikagumi.
Pertanyaan yang harus dijawab. Kesempatan yang harus dipakai. Persoalan yang
harus dipecahkan. Kesulitan yang harus dikalahkan. Rahmat yang harus dipelihara
dan dicintai.
#2
Hidup adalah sesuatu yang bergerak. Kekuatan manusia bukan
sesuatu yang statis. Tuhan menganugerahkan segala fitur pembangkit keberhasilan
di dalam tubuh dan pikiran kita. Aku bersyukur karena kusadari itu sejak muda
untuk meraih sukses.
#3
Kuserahkan jiwaku seutuhnya untuk segera merealisasikan harapanku
tanpa menunggu waktu lagi. Kulakukan dengan konkret apa yang dikatakan orang
sebagai: perjuangan. Mumpung masih muda, pikirku, aku bisa mengerahkan yang
terbaik.
#4
Proses dalam ketekunan menjalankan pekerjaan demi pekerjaan itu
kemudian secara alamiah mengajarkan aku tentang tiga hal penting dalam
perjuangan: tekad yang kuat, strategi yang terarah, dan kedekatan kepada Tuhan.
Tiga hal itu kemudian menurunkan lagi “anak-anak sikap” yang semuanya mengacu
pada satu idealisme: jika kita bekerja keras dengan cara-cara yang baik, niat
yang baik, dan tekad yang baik, kita bisa meraih impian.
#5
Step up! Bergeraklah lagi. Jangan menyerah. Kita
tidak perlu memperhitungkan usia dan kegagalan yang telah lalu. Hari ini dan
hari esok disediakan Tuhan agar kita bisa merancang peluang sukses untuk hidup
ke depan. Tidak pernah ada kata terlambat!
#6
Serahkan segalanya pada Tuhan, dan Dia akan memberikan jalan
padamu. Yakinlah bahwa semua akan indah pada waktu-Nya. Dia akan menunjukkan
jalan selangkah demi selangkah menuju kebaikanmu.
#7
Di dalam hidup ini, kita tidak bisa berharap segala yang kita
dambakan bisa diraih dalam sekejap. Lakukan saja perjuangan dan terus berdoa,
maka Tuhan akan menunjukkan jalan selangkah demi selangkah.
#8
Aku percaya pada keberanian murni yang tersembunyi dalam setiap
diri manusia. Kita memiliki kekuatan dahsyat yang tidak kita sadari. Dalam
kehidupan yang nyaman atau relatif tanpa masalah, alam bawah sadar kita
mengubur kekuatan, bahkan juga dari pengamatan kita sendiri. Ketika hidup memberi
kita kenyamanan, kita tak pernah tahu bahwa diri kita mempunyai kemampuan jauh
dari yang kita bayangkan. Kekuatan itu bersemayam dan menanti alam
membiarkannya muncul dengan natural dan menunjukkan kebolehannya, ketika kita
dihadang oleh kesulitan.
#9
Aku harus berani. Ya, aku harus berani. Walau nun jauh di dasar
hatiku bersemayam perasaan gentar, aku tak melihat jalan lain untuk mengatasi
rasa takutku kecuali membangun keberanian dengan paksa. Harus kupaksakan karena
itu memang satu-satunya jalan.
#10
Hal pertama yang kubangun dalam diriku untuk bisa menghadapi
hari dengan semangat adalah menciptakan sebanyak-banyaknya pikiran positif.
#11
Pelajaran hidup itu telah memberikanku gaung sinyal yang
menyentuh sampai ke lubuh hati. Aku harus bergerak. Ya, aku harus bergerak.
#12
Pada saat itu aku yakin, perjuangan itu bukan semata cobaan. Itu
merupakan sinyal yang mengajakku untuk berkembang menjadi dewasa. Setiap kali
berbaring hendak tidur, selalu tak kupercayai bahwa pada hari itu aku telah
melewatkan hari yang cukup berat, dan aku mampu.
#13
Aku melatih diriku untuk bertambah kuat dari hari ke hari.
Kebiasaan yang dihayati dengan ikhlas ternyata mampu mengendalikan mental dan
fisik untuk melakukan satu kerjasama yang kooperatif. Itulah yang terjadi. Hikmah
ini sangat penting bagiku, ketika kita tidak bisa melakukan apapun kecuali
bertahan, maka yang harus digenjot dalam diri kita adalah keihlasan dan
kesabaran yang kuat. Kesanggupan untuk bersabar dan bertahan dalam pikiran yang
positif merupakan dasar dari loncatan-loncatan manusia selanjutnya.
#14
Aku berusaha menciptakan melodi indah di tengah kehidupan yang
sesungguhnya sangat memprihatinkan itu. Kutangguhkan hatiku untuk tabah, sabar
dengan rutinitas yang susah dan susah saja. Kujadikan kondisi buruk itu sebagai
pola rutin yang membuatku terbiasa.
#15
Aku memang menjadi dewasa dengan mendadak karena kondisi. Jadi,
kuputuskan untuk mengolah masalahku sendiri dengan dialog-dialog yang
kubentangkan dengan diri sendiri.
#16
Jika kamu punya keberanian dan kekuatan untuk bisa bertahan, aku
yakin kamu juga punya kekuatan dahsyat untuk mengubah nasib.
#17
Jangan pernah takut hari esok jika kamu bisa memenangkan hari
ini dengan semangatmu yang luar biasa.
#18
Manusia membutuhkan partner atau rekan yang bisa diajak
berdiskusi atau saling menyemangati.
#19
Banyak orang bisa merancang dan mengendalikan suksesnya
sendirian, karena benih-benih atau jurus sukses sudah mereka kuasai. Tapi
kehadiran partner yang menyeimbangkan dan bisa saling mengisi akan menyuntikkan
energi lebih. Kadang diri kita tidak terlalu mengenali energi dahsyat yang bisa
diolah menjadi sesuatu yang mendobrak. Kehadiran teman bicara yang pas bisa
menstimulasi lahirnya kepekaan itu.
#20
Kita bisa membentuk masa depan yang baik kalau smart memilih jenis pekerjaan dan membentuk etos
kerja sejak sekarang. Jangan mengikuti hal-hal yang jurusnya telah menjadi
sesuatu yang umum.
#21
Aku harus melakukan sesuatu untuk memperbaiki keadaan. Tak perlu
malu dan gengsi atas jenis pekerjaan yang kulakukan, karena toh pekerjaan itu
bukan sesuatu yang nista.
#22
Kesusahanku hari ini, walau akhirnya disudahi dengan rasa riang,
telah menyadarkanku. Aku tidak mau dibelenggu oleh kemiskinan terus menerus.
Aku harus sukses. Harus sukses! Dua kata itu berdengung dan menggema di sekujur
hatiku. Harus sukses!
#23
Apa pelajaran yang bisa kupetik dari pengalaman pertama bekerja?
Tiada lain, kekuatan untuk bergerak. Itulah pencerahan yang kudapatkan. Setelah
berdoa dan bersabar, kita diberi kesempatan untuk bergerak lebih maju lagi
untuk berjuang.
#24
Diri kita perlu dilatih dari tahap nol. Mental kita perlu
dibentuk dari situasi yang sangat menguji ketabahan. Itu modal dasar yang
sangat penting agar seseorang tumbuh berkembang dengan kepribadian yang
tangguh. Kita harus yakin bahwa kondisi akan berubah. Dengan demikian pikiran
kita akan terangsang untuk terus mencari jalan.
#25
Inilah hal yang pantas kita renungkan. Bahwa ada sesuatu yang
sangat misterius, kekuatan yang demikian dahsyat yang tersembunyi di balik
situasi sulit. Di dalam fase hidup yang berat orang-orang seolah secara alamiah
mengeluarkan fitur-fitur terkubur. Tiba-tiba saja kekuatan itu ada. Mendadak
kemauan muncul. Tahu-tahu kita sudah terbentuk menjadi orang yang sangat
tangguh. Itu bagi orang yang mau berjuang. Tapi banyak juga yang terjebak dalam
kondisi sulit dan diam saja.
#26
Aku memiliki apa yang sangat dibutuhkan orang-orang yang ingin
sukses, yakni kemauan dan tekad yang keras.
#27
Dalam kondisi yang sulit kita tetap bisa mendapatkan peluang.
Kita harus optimis dan tidak menyerah pada keadaan. Kepekaan kita pun harus
terus tajam, sehingga kita bisa mengatur langkah-langkah yang berpotensi
menguntungkan, di tengah situasi apapun.
#28
Setiap fase yang kamu jalani harus bisa mendatangkan pelajaran
untuk naik ke fase berikutnya.
#29
Sekali kita mencoba sesuatu dan bergerak, kesempatan-kesempatan
akan bermunculan mengiringi gerak kita.
#30
Hikmah terbesar yang kuhirup: kerja keras, perjuangan,
ketekunan, kesungguhan, ternyata bukan slogan mustahil.
#31
Selalu ada hal baru yang membuat kita lebih berilmu.
#32
Manusia bisa bermimpi apa saja, karena semua yang bisa kita
khayalkan adalah sesuatu yang mungkin kita gapai. Kekuatan dan kepintaran
adalah modal. Tapi tidak ada yang lebih dahsyat dari keberanian dan ketekunan.
#33
Apa nilai yang bersemayam dalam kehidupan yang kualami di fase
ini? Tak lain adalah pentingnya menemukan wadah, baik itu partner, buku-buku,
kelompok diskusi, atau mentor. Kita mungkin memiliki bakat dan tekad. Tapi,
sebagian orang memerlukan bantuan orang lain atau sarana yang bisa membuka dan
segera menajamkan kehendak. Dengan melakukan diskusi yang rutin dan tajam,
pikiran kita akan terasah untuk menajamkan pengetahuan tentang apa yang kita
harapkan, dan jarak kita menuju realisasi kehendak semakin dekat.
#34
Semakin sering kita membahas harapan kita, mencari tahu
cara-cara mencapainya dan memperkayanya dengan pemikiran-pemikiran dari ragam
sumber pengetahuan, semakin terdorong kita untuk melakukannya dengan konkret.
#35
Keniscayaan dari kerja konkret. Banyak dari kita hanya sering
membayangkan perjuangan dan mengerti pentingnya kerja keras. Kita punya ambisi
dan idealisme untuk menjadi sukses. Namun, sepanjang pemahaman kita terhadap
pentingnya kerja keras tidak pernah direalisasikan, kita tidak akan benar-benar
paham artinya.
#36
Pergulatankuu melewati keadaan sulit dengan berhemat dan bekerja
telah mengantarkan aku pada kesadaran yang tajam: sesungguhnya kesejahteraan
bisa diperjuangkan sejak muda.
#37
Jika dijabarkan, keberanian itu bisa mencipta banyak turunan.
Seperti, adanya motivasi, kehendak untuk bergerak, ketidakraguan, dan
pencarian. Jadi, keberanian adalah motor yang sangat penting untuk bisa membawa
kita pada langkah-lakah yang lebih agresif.
#38
Orang membutuhkan tiga hal untuk bisa sukses berbisnis atau
mendapatkan uang, yakni adanya ilmu, modal, dan relasi.
#39
Aku bisa mengatakan bahwa dunia boleh memberikan kita modal,
ilmu, dan relasi. Tapi keberanian, hanya diri kita yang memproduksi. Tidak ada
seorang pun di dunia yang bisa menjual atau memberikan softwarekeberanian.
Kemauan kita untuk bertindak murni harus dilahirkan oleh tekad diri sendiri.
#40
Yang paling penting, tak pelak lagi, adalah membangun diri kita
terlebih dahulu. Jiwa kita harus dibangunkan. Keberanian kita harus dihidupkan.
Motivasi kita harus dibentuk. Tiada sukses yang datang tanpa kerja keras. Tiada
sukses yang datang dengan mudah. Semua harus diperjuangkan. Kita bisa
mencanangkan mimpi setinggi apa pun, itu tidak mustahil. Bermimpilah, dam
berharaplah itu jadi kenyataan. Tapi yang pertama-tama harus dihidupkan dulu,
motivasi dan kesungguhan kita untuk bergerak.
#41
Semua orang sukses pernah mengalami kegagalan, bahkan merasakan
kesialan yang bertubi-tubi. Tapi mereka tidak runtuh, malah selalu belajar dari
setiap kegagalan dan kesalahan.
#42
Selama berhari=hari pada bulan terakhir aku bekerja di
perusahaan itu, aku sering mencermati para karyawan yang hilir mudik dan
menggelar pembicaraan kecil dengan mereka. Ya, tepat seperti dugaanku, kultur
hidup mereka pada akhirnya memang diatur oleh pendapatan mereka. Mereka harus
berhemat karena ada begitu banyak kebutuhan hidup yang bertumpu pada gaji.
Mereka bisa sarapan dengan baik, mencukupi kebutuhan makan dengan bahan makanan
yang segar dan berkualitas, ke klinik dokter yang baik bila sakit, sesekali
berbelanja, namun mereka tidak bisa memiliki impian-impian lebih. Mereka juga
tidak berani berandai-andai jika mendadak terjadi perubahan ekonomi dan mereka
di-PHK. Gaji menjadi “dewa” kehidupan dan mereka mengarahkan dedikasi setiap
hari untuk itu.
#43
Ya, aku akan mengerahkan segala kekuatan di dalam diriku. Aku
akan perintahkan diriku dan mengatakan bahwa aku mampu! Aku akan mengalahkan
keraguan, rasa takut, perasaan minder, dan menukarnya dengan keberanian. Aku
bertekad bisa sukses sebelum usiaku 30 tahun. Aku akan berusaha
sekeras-kerasnya!
#44
Aku melihat kegagalan-kegagalan yang kualami sebagai pelontar
diriku dari ranah naif. Kesuksesan memerlukan kejelian, kewaspadaan, selain
keberanian. Dengan dihajar kegagalan, aku terdorong untuk selalu memasang radar
dan memperbanyak informasi, agar kesalahan yang sama tidak terulang lagi.
#45
Tidak semua yang kita harapkan dalam hidup akan terjadi sesuai
dengan gambaran kita. Kelak aku menyadari, ada maksudnya kenapa Tuhan tidak
mengizinkan aku mendapat beasiswa. Sebab bila iya, mungkin sekarang menjadi
karyawan di sana. Jadi, ketika gagal mencapai apa yang kita harapkan, selalu
hidupkan optimisme dan berpikir bahwa akan ada jalan lain yang tak kalah indah
yang tengah dipersiapkan untuk kita.
#46
Diri kita harus selalu menghidupkan kemampuan untuk bermanuver
dengan luwes di atas segala kondisi apa pun. Jangan terjebak diam dalam satu
keadaan yang buruk. Beranjaklah dan berpikirlah lagi untuk menemukan hal-hal
positif yang baru. Dengan demikian, hidup kita moving.
#47
Visiku ke depan telah begitu kritis dan tajam. Aku bertekad
ingin meraih kebebasan finansial sebelum usiaku menginjak 30 tahun, karena aku
ingin bisa berbuat banyak selagi orangtuaku masih muda.
#48
Aku harus berani.
#49
Aku tidak boleh memelihara rasa takut.
#50
Aku sanggup, dan memiliki kekuatan untuk mengembangkan
kesanggupanku.
#51
Aku boleh memiliki mimpi yang besar. Dan aku bertekad melakukan
upaya untuk bisa mencapai cita-citaku.
#52
Pilihanku tentang masa depan hanya dua. Mengikuti cara yang
umum, menjadi karyawan, dan aku merendahkan impianku. Atau berkeras meraih
mpianku tapi aku meningkatkan kadar perjuanganku, alias tidak mengikuti cara
yang umum. Aku memilih jalan kedua.
#53
Berani bertindak belum tentu menjamin keberhasilan. Namun, tidak
bertindak sudah pasti menjamin kegagalan.
#54
Kita hidup dibelenggu oleh banyak alasan yang menumbuhkan rasa
takut. Takut adalah perasaan. Hanya perasaan, tidak lebih. Kita bisa
menumpasnya, karena perasaan itu hanya bergumul di hati kita.
#55
Jangan pernah takut membentuk cita-cita. Kita bisa! Kita sangat powerful! Tidak ada yang tidak mungkin jika kita bisa
memiliki tekad dan keberanian. Buatlah mimpi yang besar dan bergeraklah dari
sekarang!
#56
Kurasa iman adalah dasar terpeting dan paling dibutuhkan manusia
di dunia sebelum berpikir untuk melakukan apapun.
#57
Kami berusaha menegakkan kedewasaan dalam berpikir. Menyikapi
kegagalan harus dengan kedewasaan.
#58
Kami sadar, kelak saat sukses pun, kedewasaan dibutuhkan. Saat
gagal, kita jangan menyalahkan diri sendiri dan harus berpikir logis untuk
menganlisis penyebabnya. Saat sukses, seraplah energi keberhasilan itu untuk
memberi apresiasi kepada diri sendiri bahwa kita memang mampu, kita berdaya,
dan kita hebat. Kedewasaan diperlukan agar saat sukses, kita tidak menjadi
sombong.
#59
Kebanyakan orang berpikir sebaliknya. Ketika gagal, diri sendiri
disalahkan habis-habisan. Ketika sukses, banyak yang berdalih dengan
mengatakan, “Ah, itu cuman hoki, kok….” Dengan mengubah arah berpikir, kita
akan tetap merasa positif. Perasaan ini dibutuhkan untuk bisa bangkit.
#60
Suatu saat aku akan menceritakan kisahku, pada orangtua, pada
banyak orang, tentang bagaimana hidup harus diperjuangkan dalam kebertahanan
energi positif. Itu cita-citaku.
#61
Ayah Alva memang seorang entrepreneur sejati.
Dia pernah menasihati Alva sebelum kuliah di Singapura. Kata beliau, Alva boleh
bekerja pada orang lain setelah lulus, tapi batasnya hanya sampai di usia 30
tahun. Setelah itu, Alva harus berusaha sebisanya untuk menjalankan bisnis
sendiri. Ayah Alva sangat berkaca dari kisah hidupnya sendiri. Ketika dia
bekerja untuk orang lain, dia hanya bisa mengontrak rumah dan mencukupi
kebutuhan dasar anak-anaknya. Tapi, setelah berbisnis, mereka bisa membeli
rumah yang cukup besar, membeli mobil, dan menyejahterakan keluarga dengan
lebih baik.
#62
Perasaan terhina adalah obat yang manjur untuk melecut diri,
bangkit, bergerak, memenangkan kebanggan diri. Jauhkan diri dari kehendak untuk
mundur karena itu akan membawa kita makin jauh dari target sukses.
#63
The Darkest Hour. Teori
itu mengatakan bahwa di tahap akhir menjelang titik sukses, orang akan
menghadapi tantangan yang luar biasa sulit. Kita bisa membuktikannya pada
banyak pengalaman. Pada saat kita hendak sampai di pencapaian puncak, ada saja
kesulitan dan tantangan yang mahaberat. Tapi biasanya setelah kita berhasil
melewati rintangan berat itu, sukses pun diraih.
#64
Tidak ada pelangi kalau tidak didahului hujan. Jangan menyerah.
Saat-saat yang luar biasa sulit dalam perjuangan adalah pertanda bahwa
kesuksesan sudah mendekat.
#65
Aku punya prinsip. Pay now play later, dan bukan sebaliknya. Lebih
baik aku bersusah-susah dahulu untuk merasakan kesenangan kemudian. Daripada
aku menghabiskan masa muda untuk bersenang-senang, namun aku dihadang kesusahan
di hari tua.
#66
Untuk bisa menjalani kerja keras di masa muda, memang
membutuhkan pengorbanan. Aku harus mengatakan ini, karena kuyakin banyak
anak-anak muda yang kalah sebelum waktunya hanya karena alasan yang sederhana
ini. Mereka tak rela masa muda mereka hanya digerus oleh kerja keras, sehingga
mereka tidak bisa menikmati hidup. Mereka tidak ikhlas kehilangan waktu bermain
dan bersukaria. Mereka lupa, kerja keras dengan konsep dan perhitungan yang matang,
tidak akan merampas seluruh waktu mereka.
#67
Aku merasakan pola yang menarik: bekerja keras, berdoa, dan
bersyukur.
#68
Pekerjaan yang dibarengi niat sungguh-sungguh, target yang
jelas, dan diimbuhi semangat, tidak akan memberi kita hasil yang kosong. Aku
selalu bersedih bila melihat orang-orang yang putus asa di tengah jalan, lalu
berpikir bahwa hidup tidak berpihak pada mereka. Sukses itu hak setiap orang.
Tapi tidak semua dari kita gigih memburunya.
#69
Bagiku, kesederhanaan telah menjadi sebentuk koreo yang indah
dalam hidup. Tentu aku boleh menikmati kehidupan yang menyenangkan, tapi sikap
penuh pertimbangan dalam mengatur keuangan, dan menabung, merupakan penjaga
keamanan hari esok.
#70
Setelah terbebas dari utang, target selanjutnya, aku ingin membahagiakan
orangtuaku.
#71
Sebetulnya apa yang kulakukan adalah hal sederhana. Tapi
kulakukan semua itu dengan tekad. Motivasi dan kegigihanlah yang membuat impian
besar itu tercapai. Aku juga mengatakan bahwa kerja keras adalah harga mati
dari sebuah keberhasilan.
#72
Aku bekerja empat belas jam sehari, tujuh hari dalam seminggu,
dua puluh kali presentasi sehari, dan ada trik-trik ringan menghadapi calon
nasabah. Tapi di atas semua itu, aku fokus pada resolusiku. Aku ingin mencapai
kebebasan finansial sebelum usiaku tiga puluh.
#73
Kita tidak akan mengetahui seberapa besar kekuatan yang kita
punya sebelum kita berani melakukan perjuangan maksimal untuk meraih impian
besar!
#74
Betapa banyak waktu di masa muda yang bisa dipergunakan dan
digenjot untuk menghasilkan jalan sukses. Betapa banyak anak-anak muda yang
bsia membahagiakan keluarga mereka dengan pekerjaan yang menghasilkan uang yang
cukup. Aku ingin apa yang kurasakan juga dirasakan banyak kaum muda. Aku ingin
mereka juga bisa melihat senyum bahagia terukir bibir orangtua meereka saat
melihat sukses yang mereka raih.
#75
Betapa banyaknya anak muda yang mengulur waktu untuk mengejar
sukses, karena secara psikologis mereka berpikir, ah, mumpung masih muda. Ah,
toh masih ada orangtua. Ah, semua anak mudah juga masih santai. Ah, kan masih
ada usia 30-an nanti.
#76
Betapa berharganya rentang usia muda 20-an. Betapa luar biasanya
energi yang ada di area usia itu. Kita bisa berbuat banyak dengan kondisi masih
leluasa. Belum menikah, belum direpotkan anak, dan tenaga pun masih kuat. Dari
pengalaman, bisa kubuktikan, tidak ada yang rugi dari inisiatif untuk memacu
sukses meraih kebebasan finansial sejak muda.
#77
Jangan menciptakan excuse dengan
mudah bagi setiap kesulitan.
#78
Sukses memerlukan syarat. Kerja keras, komitmen, kesungguhan,
kegigihan, ketekunan, tekad. Dan masih banyak lagi turunan-turunan nilai yang
sangat dibutuhkan agar orang berhasil menyandang kesuksesan dalam hidup mereka.
Banyak orang tak kuat mengusung nilai-nilai itu dalam upaya mereka sehingga
hasil yang muncul jauh dari yang diharapkan.
#79
Pada dasarnya nilai-nilai atau strategi suksesku muncul dari
perjuangan nyata. Bukan lahir dari teori untuk kemudian dikumandangkan sebagai
nasihat tanpa pembuktian konkret.
#80
Pertarungan menuju sukses adalah rahasia kesuksesan itu sendiri.
Untuk membuka kunci menuju pertarungan itu dibutuhkan keberanian. Jika tidak
bertarung, kita tidak tahu apakah kita menang atau kalah. Dan jika tidak
berani, kita bahkan tidak akan menginjak arena pertarungan.
#81
Dengan mengalami kegagalan, kita mendapatkan pelajaran untuk
mengetahui cara-cara yang lebih baik. Selalu lakukan perubahan dalam strategi
atau pilihan agar kegagalan yang sama tidak terulang lagi. Yang penting
bergerak terus, berjuang terus, mencoba terus.
#82
Kegagalan sebetulnya sebuah misteri Ilahi yang dibuat untuk
membentuk kita agar semakin kuat. Kegagalan juga membentuk kita tangguh saat
sukses benar-benar sudah di tangan.
#83
Aku memiliki prinsip keseimbangan untuk mencapai kehidupan yang
tenteram. Yakni cinta, kesehatan, dan kemapanan. Jika kita dikelilingi cinta,
hidup kita akan bahagia. Jika diberikan kesehatan, kehidupan tentu juga menjadi
lebih mudah dan menyenangkan. Dan jika kita dianugerahi kemapanan, kita dapat
menambah kualitas dari cinta dan kesehatan untuk kebahagiaan yang lebih utuh.
#84
Bekerja untuk mendapatkan uang yang cukup bagi kehidupan, akan
membuat hidup kita menjadi lebih berkualitas. Uang dicari untuk lebih
menyempurnakan sisi lain yang bisa kita raih dalam hidup.
#85
Jangan ragu dan malu untuk menanamkan tekad bahwa, “Saya ingin
kaya!” karena itu boleh dan sangat mungkin. Tekad itulah yang secara otomatis
akan menstimulir kita menciptakan inisatif, keberanian, dan strategi. Jika
dasar keinginannnya saja tidak kuat, bagaimana kita bisa melancarkan
jurus-jurus yang jitu?
#86
Ada perumpamaan tentang sapi dan kuda. Sapi bekerja sangat
keras. Membajak sawah, mengangkut beban, dan pada akhirnya ia akan dipotong.
Makanannya hanya rumput. Sedangkan kuda, masih ada kemungkinan dihargai lebih.
Kuda pacuan memperlihatkan nilai dirinya yang lebih dengan memperlihatkan
ketangguhan dan kelebihan dirinya. Dia bisa dihargai dan dielu-elukan ketika
memenangkan kejuaraan.
#87
Kita bisa menjadi sapi atau kuda, tergantung dari bagaimana kita
mengarahkan diri kita. Apakah kita akan menjadi seorang pekerja yang bekerja
keras nine to five, melakukan hal-hal rutin yang
tidak memajukan diri Anda, dan menerima gaji di akhir bulan yang kenaikannya
sangat lambat.
#88
Atau, kita memilih menjadi kuda pacuan yang tangguh. Membentuk
diri kita untuk lebih berdaya, membekali kita dengan keberanian untuk meraih
pencapaian-pencapaian yang tidak standar. Kita akan mendapatkan penghasilan
yagn sepadan dengan kerja keras serta upaya kita untuk menjadi lebih unggul.
#89
Bangun harapan dan keinginan yang kuat untuk membentuk diri kita
sebagai manusia manusia berharga yang pantas menjalankan pekerjaan yang baik
dengan penghasilan yang baik pula. Kita tidak serendah yang kita pikirkan.
#90
Ketika aku telah menekuni beberapa jenis pekerjaan dan tidak
juga mencapai kesejahteraan, aku mulai berpikir tentang konsep
generator-pendapatan atau income-generator. Apa itu? Suatu jenis usaha
yang bisa memberikan kita pendapatan secara terus menerus, tanpa kita harus
membanting tulang sejauh kita membutuhkannya. Yang diperlukan adalah, kita
membangun dulu usaha itu dengan kerja keras, untuk kemudian mencicipi hasilnya
dalam jangka waktu yang panjang. Selama income-generator itu bisa bekerja dengan baik, maka
penghasilan akan mengalir terus. Contoh-contoh income-generator misalnya keuntungan dari bisnis, uang sewa
properti, royalti hak cipta, waralaba, sales asuransi, dan sebagainya.
Usaha-usaha seperti ini menjanjikan tercapainya kebebasan finansial bila kita
mampu membangun fondasinya dengan baik.
#91
Disiplin adalah sikap, bukan modal seperti uang atau relasi.
Tapi sikap disiplin bisa mengalahkan modal uang dan relasi. Orang-orang yang
berdisiplin biasanya memiliki jaminan pasti pada hasil. Mereka tidak melesat
membidik target karena telah terbiasa melakukan segala sesuatu pada relnya,
pada waktunya, dan dengan kesungguhan untuk memenuhi hingga tuntas.
#92
Passion atau hasrat untuk melakukan pekerjaan
dengan rasa cinta adalah poin penting yang bisa menjadi malaikat penyelamat
saat kita berkutat dengan proses. Passion membuat
kita tidak mudah jatuh ketika pekerjaan yang kita lakukan belum menunjukkan
hasil yang menggembirakan. Ketika ada tantangan, kita justru tergerak untuk
menyikapinya dengan agresif karena menemukan keasyikan di sana. Dan denganpassion, secara otomatis kita juga
akan terstimulasi untuk terus memperbaiki kapabilitas. Karena kita mencintai
apa yang kita kerjakan, kita menjadi mesra dengan segala sesuatu yang berkaitan
dengan itu, dan kita ingin yang terbaik bagi pekerjaan kita.
#93
Jangan memohon pada Tuhan untuk menolong dunia, tapi mohonlah
agar Tuhan mau memakai diri kita untuk menolong dunia.
#94
Seseorang yang telah sukses sebetulnya digiring untuk lebih
mampu melayani orang lain, karena dia telah mampu melayani dirinya sendiri.
#95
The purpose of my life is to be significant as God’s living
miracle, to enjoy every moment of my miraculous life with m loved ones, and to
testify my blessed life story to the world as a gift of love for myself and
others.
#96
Melalui segala yang kuperbuat, pengalaman nyata perjuanganku,
buku yang kutulis, dan aktivitasku memberiku seminar, aku memiliki misi untuk
bisa memberi dampak positif setidaknya pada satu juga orang di Aisa, sebelum
usiaku menjejak 40 tahun. Aku ingin semakin banyak manusia unggul lahir untuk
menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi sekitarnya. Aku ingin ada lebih
banyak orang mampu membuat keajaiban dalam hidup mereka melalui kerja keras
yang konret.
#97
Aku merasa telah menemukan sumber kebahagiaan dalam hidup.
Berbagi untuk mendukung sukses orang lain. Itulah rahasia kebahagiaanku kini.
#98
Setiap kali aku terantuk oleh suatu kejadian yang menyedihkan,
semangatku bisa kembali bangkit dengan mengingat masa-masa perjuanganku.
#99
Hidup adalah proses, dan di dalamnya ada pergumulan yang mengacu
pada cita-cita untuk menciptakan kondisi baik dari waktu ke waktu. Tak ada
seorang pun yang bercita-cita hidupnya akan mengarah pada situasi yang lebih
buruk. Bayangkan jika dalam pergumulan mencapai kondisi yang semakin baik itu
kita didampingi oleh seseorang berenergi negatif. Betapa beratnya hidup harus
diarungi.
#100
Semoga banyak dari kita bisa menyadari arti kebersamaan dan
sinergi. Jika kita mau menangkap nilai bahwa kerjasama adalah untuk kebaikan
bersama, niscaya tidak akan ada persaingan atau saling menyudutkan yang tidak
perlu. Sinergi memerlukan tenggang rasa, keikhlasan, dan pengertian.



0 komentar:
Posting Komentar