This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Minggu, 03 Agustus 2014

21 Kata

Pada suatu di musim semi tahun 1871, seorang mahasiswa kedokteran duduk termenung sendiri memikirkan nasibnya, jangan-jangan dia tidak lulus ujian, apa yang harus dilakukan jika dia lulus nanti, bagaimana membuka praktek, dan bagaimana harus mencari nafkah untuk hidup. Karena dia tidak kunjung juga menemukan jalan keluar, akhirnya dia memutuskan untuk pergi ke perpustakaan. Di situ dia membaca sebuah buku dan menemukan 21 kata yang mengubah hidupnya.
Sepulang dari perpustakaan, dia seketika berubah menjadi bersemangat. Semangat itu kemudian mendorongnya menjadi dokter paling terkenal dalam generasinya. Dia pun mendapat gelar sebagai Rgius Professor of Medicine di Oxford, sebuah gelar kedokteran paling tinggi yang dianugerahkan dari kerajaan Inggris. Dia adalah Sir William Osler.
Lalu apa saja kata yang telah dibacanya sehingga dia begitu termotivasi untuk menjadi seorang dokter yang mampu mengukir prestasi yang luar biasa itu? Ya, pada waktu itu, Osler membaca buku karangan Thomas Carlyle yang bunyinya, " Tindakan utama yang harus kita kerjakan bukanlah melihat apa yang terletak samar-samar di kejauhan sana, melainkan melaksanakan apa yang kelihatan dengan jelas di depan mata".

Sama seperti William Osler muda, banyak orang sering mengalami depresi yang berat, aku sering mengalaminya juga orang terdekatku, bukan karena masalah yang kini dihadapi, tetapi karena dia memikirkan masalah-masalah yang sama sekali belum terjadi. Masa depan memang harus dipikirkan dan dipersiapkan sebaik-baiknya, tetapi bukan berarti kita harus memikirkannya dengan kekuatiran dan ketakutan yang tidak beralasan. Kita harus percaya bahwa masa depan itu tidak akan pernah hilang atau suram jika kita melakukan yang yang menjadi tugas dan danggung jawab kita, kita hanya perlu melakukan bagian kita dengan sebaik-baiknya saat ini.
Waktu memang terus berjalan. Namun waktu tidak berjalan terlalu lambat ataupun terlalu cepat. Waktu berjalan detik demi detik, jam demi jam, hari demi hari. Kita tidak akan melangkah ke masa depan saat ini juga. Karena itu, janganlah kita membuang energi kita untuk sesuatu yang belum pasti, namun kerjakanlah aya yang harus kita kerjakan sekarang dengan sebaik-baiknya, sebab itulah yang akan menentukan bagaimana masa depan kita nanti.

Masa depan bukanlah hal yang perlu dikuatirkan tetapi dipersiapkan dengan mengerjakan apa yang harus dikerjakan sekarang dengan sebaik-baiknya. (sumber : Hikmat Profesi)